Cinta dan Keluarga,Dunia Balita, Gallery,Terbaru

Senin, 16 April 2018

Cara memahami perilaku bayi




Kehadiran seorang bayi memang sangat dinantikan oleh setiap pasangan yang telah menikah. Kedatangan nya selalu menjadi pelengkap dari sekian kebahagian yang meliputi sebuah keluarga. Cinta dan kasih sayang dari setiap pasangan akan semakin kuat karena adanya keterikatan batin yang lebih mendalam. Sehingga ketika seorang istri memberikan kabar gembira tersebut maka seluruh keluarga akan turut merasakan kegembiraan.

Tetapi sudahkah Anda mempersiapkan diri untuk menjadi seorang ibu atau menjadi seorang ayah? Jika belum maka mari mulai dari sekarang kamu persiapkan diri sebaik mungkin dengan memperbanyak informasi yang sekiranya harus Anda fahami dan belajarlah dari orang tua/teman/kerabat yang sudah berpengalaman. Pada intinya jangan bosan untuk bertanya dan menggali ilmu. That's right 👍😁

Setelah kehadiran si buah hati mungkin akan ada beberapa situasi yang belum Anda kuasai sehingga dimasa-masa awal Anda akan kesulitan menghadapi bayi Anda. Biasanya bayi Anda akan sering menangis karena ia lapar, tak nyaman karena popoknya yang basah, atau karena dia bosan terlebih ketika tali pusar nya belum copot. Yaaa jelas ya kita saja kalau memiliki luka pastinya kurang nyaman.

Untuk memahami perilaku bayi anda, mulailah untuk lebih pintar memperhatikan dan menangkap arti tangisan bayi Anda. Seperti bagaimana tangisan dan sikap bayi Anda ketika lapar, tangisan bayi Anda ketika dia kelelahan saat menyusu dan mulai mengantuk, tangisan bayi Anda ketika dia mulai tak nyaman dengan pakaian dan popok yang dia kenakan dan tangisan ketika bayi Anda ingin diajak bermain atau sekedar jalan-jalan mencari suasana baru. Karena jika kita sudah pintar memperhatikannya maka akan terlihat jelas bahwa tangisan nya berbeda-beda.

Seperti misalnya bayi saya ketika sudah lapar dia akan menangis dimulai dengan nada biasa lalu lama kelamaan akan semakin keras sambil menghisap jemarinya, ketika dia tak nyaman dengan popoknya atau ketika dia ingin digendong untuk diajak jalan-jalan keluar ruangan maka tangisan nya hanya semacam rengekan saja, namun ketika dia sudah mulai mengantuk maka tangisan nya akan sangat keras dan sulit untuk berhenti.

Setiap bayi memiliki perilaku berbeda namun solusinya tetap pada kesabaran dan ketekunan dari sang Ibu.

Dimasa-masa awal pun saya sangat kesulitan karena saya belum terbiasa dengan "keadaan yang baru" dan kondisi tubuh yang belum stabil namun sosok seorang Ibu dan suami sangatlah berperan penting untuk memotivasi saya untuk terus belajar dan semangat memulai tugas menjadi seorang Ibu.

Dan semua itu sangatlah menyenangkan ketika kita sudah pandai menikmati nya. Jadi, jangan panik yaaaa para ibu muda ketika berada diposisi seperti ini, karena ini hanyalah bagian dari proses kita untuk menjadi seorang ibu yang luar biasa 😊

Lakukanlah dengan penuh cinta dan kasih sayang 💕
Selamat untuk bayi mungil Anda 😍

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tips nyaman ketika menyusui bayi kita

Tips menyusui bayi dengan nyaman 😚 • Pakailah baju yang ramah untuk ibu menyusui, baik itu baju Hem dengan kancing depan atau baju y...